Oleh: Asep Muhammad Irfan Fadlilah
Hingga saat ini, sekurang-kurangnya
terdapat sembilan macam semiotik yang kita kenal sekarang (Pateda, dalam Sobur,
2004). Jenis -jenis semiotik ini antara lain semiotik analitik, diskriptif, faunal
zoosemiotic, kultural, naratif, natural, normatif, sosial, struktural.
ü Semiotik
analitik merupakan semiotik yang menganalisis sistem tanda. Peirce mengatakan
bahwa semiotik berobjekkan tanda dan menganalisisnya menjadi ide, obyek dan
makna. Ide dapat dikatakan sebagai lambang, sedangkan makna adalah beban yang
terdapat dalam lambang yang mengacu pada obyek tertentu.
ü Semiotik
deskriptif adalah semiotik yang memperhatikan sistem tanda yang dapat kita
alami sekarang meskipun ada tanda yang sejak dahulu tetap seperti yang
disaksikan sekarang.
ü Semiotik
faunal zoosemiotic merupakan semiotik yang khusus memper hatikan sistem tanda
yang dihasilkan oleh hewan. Semiotik kultural merupakan semiotik yang khusus
menelaah system tanda yang ada dalam kebudayaan masyarakat.
ü Semiotik
naratif adalah semiotik yang membahas sistem tanda dalam narasi yang berwujud
mitos dan c erita lisan (folklore).
ü Semiotik
natural atau semiotik yang khusus menelaah sistem tanda yang dihasilkan oleh
alam. Semiotik normative merupakan semiotik yang khusus membahas sistem tanda
yang dibuat oleh manusia yang berwujud norma-norma.
Semiotik sosial merupakan semiotik yang khusus
menelaah sistem tanda yang dihasilkan oleh manusia yang berwujud lambang, baik
lambang kata maupun lambing rangkaian kata berupa kalimat. Semiotik struktural
adalah semiotik yang khusus menelaah system tanda yang dimanifestasikan melalui
struktur bahasa.




