Observasi

Biasanya dimulai pengalaman mengajar siswa dalam pendidikan terlihat dengan adanya kira-kira selama dua minggu atau lebih. Ini adalah pondasi yang sangat penting yang dapat banyak menyerap siswa dan menjadikannya percaya diri. Di dalamnya mengenali suasana sekolah dan tata tertib dan gurunya untuk pengajaran yang baik dan sempurna.

ü  Manfaat Observasi
1.      Mahasiswa dapat mengamil manfaat dari semua aspek positifnya yang dilihat dari guru yang memperhatikannya, maka aspek tersebut harus diikuti.
2.      Mahasiswa dapat mengambil manfaat dari aspek negatif sebagaimana yang ia perhatikan dari guru yang sedang mengajar, maka aspek tersebut jangan diikuti.
3.      Mahasiswa dapat melihat kemajuan antara guru dengan muridnya.
4.      Mahasiswa dapat melihat bagaimana seorang guru memperlakukan murid-muridnya dan bagaimana memecahkan problematika yang dihadapinya di kelas.
5.      Mahasiswa belajar cara yang paling baik untuk mengadakan ujian.
6.      Mahasiswa dapat melihat bagaimana seorang guru menasihati muridnya.
7.      Mahasiswa dapat melihat bagaimana fasilitas yang diberikan kepada murid dan pemanfaatannya yang dikaitkan pada etika/akhlak guru.
8.      Mahasiswa dapat melihat bagaimana etika/akhlak guru dalam berucap kepada muridnya: apakah dia mengancam?... apakah dia menasehatinya?... apakah ia mengutuk/mencela?...apakah ia marah?.... dll.
9.      Mahasiswa dapat melihat bagaimana guru menggunakan media pembelajaran.
10.  Mahasiswa dapat melihat kegiatan-kegiatan seorang guru yang dapat menjadikan ia sukses dan gagal dalam mengajar.

ü  Etika Observasi

1.      Jadikan kunjungan terjadwalkan dengan baik dalam catatan agenda.
2.      Jangan mengganggu rekan Anda, dengan kedatangan yang terlambat pada jam pelajarannya, karena hal itu akan membingungkannya. Jika rekan Anda memiliki beberapa pengamat bayangkan bagaimana terjadi jika cara mengetuk pintu setiap beberapa menit.
3.      Jika terdapat lebih dari satu pengamat, ada baiknya memasukkan pengamat secara bersamaan untuk mengurangi jumlah gangguan dalam memotong pelajaran.
4.      Alangkah lebih baik seorang pengamat memasuki kelas besamaan dengan guru atau segera setelah guru itu masuk agar tidak mengganggu pelajaran sama sekali.
5.      Jangan keluar di tengah-tengah pelajaran, tapi tunggu sampai akhir jam pelajaran.
6.      Ingatlah bahwa anda hanyalah seorang tamu, maka jangan mengganggu dalam proses pembelajaran, tidak memberikan informasi kepada guru atau murid-muridnya di dalam proses pembelajaran.
7.      Duduklah di tempat yang sudah disediakan oleh guru, biasanya di belakang kelas.
8.      Jangan ditampilkan perilaku apapun yang menindikasikan  bahwa anda memahamkan seseorang yang terdapat dalam kelas.

ü  Tatacara Observasi
Berikut adalah pertanyaan-pertanyaan yang perlu diperhatikan saat observasi:
1.      Apakah penampilan guru sesuai dengan profesinya?
2.      Apakah suaranya jelas untuk seluruh kelas?
3.      Apakah suaranya digunakan dengan cara efektif sesuai dengan keperluan pengajaran?
4.      Apakah dia percaya diri ataukah takut/ragu-ragu?
5.      Apakah ia dapat menempatkan dirinya untuk kelas ataukah kelas berada pada keadaan tertentu, dan ia berada dalam keadaan lain?
6.      Apakah siswa terlibat dalam pelajaran, ataukah dia penanya atau penjawab saja?
7.      Apakah dia memuji kepada murid yang layak dipuji ataukah dia hanya menasihatinya?
8.      Apakah murid-murid rindu kepadanya ataukah mereka merasa kebosanan?
9.      Apakah murid-muridnya  faham atas pelajaran yang disampaikannya ataukah pelajarannya penuh dengan pengetahuan yang salah?
10.  Apakah Ia menggunakan media pembelajaran audio atau visual atau cukup dengan penjelasannya dan murid-muridnya berimajinasi?
11.  Apakah ia menggunakan papan tulis dengan rapi dan bersih atau dengan cara yang kacau?
12.  Apakah pembagian dan pengaturan waktunya bagus antara kegiatan yang bermacam-macam ataukah fokus pada aspek-aspek tertentu dan mengabaikan aspek lainnya?
13.  Apakah ia mencapai tujuannya pengajarannya, yaitu apakah mrid-murid belajar kepadanya ataukah mengajar murid tanpa belajar terlebih dahulu?
14.  Apakah is menunjukkan keterampilan dalam penggunaan metode pengajaran yang bervariasi apakah ia kebingungan dalam menggunakan ketereampilan tersebut?
15.  Apakah ia ramah kepada murid-muridnya ataukah over agresif/musuh dengan mereka?
Apakah ia memperhitungkan perbedaan setiap murid?